STYLE OPTIONS

10 Predefined Color Schemes

CHOOSE YOUR COLOR SKIN


CHOOSE YOUR LAYOUT STYLE

Patterns for Boxed Version

Images for Boxed Version


×

Pentingnya Melestarikan Aksara Bali bagi Generasi Muda

berita 10 kali 21 Feb 2021 02:02:25


DALUNG (20/02/2021) – Dalam rangka pelaksanaan Bulan Bahasa Bali yang diadakan setiap Bulan Februari sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dengan mengangkat tema “Wana Kerthi, Sabdaning Taru Mahottama” yang artinya Melarapan Bulan Bahasa Bali, Nyujur Bali Sane Ajeg. Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Gedung Serbaguna LPD Desa Adat Padang Luwih yang dihadiri oleh Bendesa Adat Padang Luwih Drs. I Ketut Oka Sudana, M.Pd, Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, S.Sos, Baga Pawongan Desa Adat Padang Luwih, serta Tim Penyuluh Bahasa Bali dari Provinsi Bali.

Penggunaan Aksara Bali merupakan bentuk penguatan identitas budaya daerah sebagai bagian utuh kekayaan budaya Nasional dalam kerangka Ideologi Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Papan nama kantor, jalan, gedung, sarana pariwisata, dan fasilitas umum lainnya yang ditulis dengan Aksara Bali tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Pengalihaksaraan huruf Latin ke dalam Aksara Bali tetap mengikuti kaidah pelafalan Bahasa Indonesia. Bahkan dalam pengaturan penggunaan Aksara Bali dalam penulisan papan nama kantor, jalan, gedung, sarana pariwisata, dan fasilitas umum lainnya ditentukan dengan tulisan warna hitam dan latar belakang warna gradasi merah ke putih. Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali telah memenuhi persyaratan dan proses penetapan produk hukum daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

Mengenai pentingnya penggunaan Aksara Bali dalam kehidupan sehari-hari saat ini, Penyuluh Basa Bali, Ari Susiana Putri ketika dihubungi melalui telepon mengatakan Aksara Bali merupakan aksara tradisional yang digunakan untuk menulis Bahasa dan Sastra Bali. Sejarah Aksara Bali tidak dapat dipisahkan dengan aksara yang berkembang di India karena perkembangan Aksara Bali dimulai dari masuknya Agama Hindu dan Budha dari India sampai ke Indonesia. Aksara Bali memiliki keistimewaan dibandingkan dengan aksara lainnya karena Aksara Bali tidak hanya digunakan untuk menulis Bahasa dan Sastra Bali tetapi Aksara Bali juga digunakan sebagai lambang suci yang berhubungan dengan Agama Hindu. Bahasa Bali khususnya Aksara Bali merupakan identitas dari Daerah Bali yang perlu dijaga kelestariannya. Mengingat pentingnya Aksara Bali yang kini mulai dilupakan, maka diperlukan sebuah media pembelajaran atau pelatihan yang mampu meningkatkan ketertarikan generasi muda untuk mempelajari Aksara Bali khususnya cara menulis Aksara Bali.

Harapan saya melalui Bulan Bahasa Bali ini khususnya para Yowana/Generasi Muda dalam memahami dan menulis aksara Bali perlu pemahaman yang khusus antara kata dengan pelafalannya, karena dalam menulis Aksara Bali yang ditekankan pelafalannya. Saat ini juga lebih mudah dengan adanya program Bali Simbar salah satunya yang bisa digunakan dalam perangkat computer/laptop”. Tutupnya (KIMDLG-002).

Share | | | |

Tags: Dalung Kabupaten Badung

Comment Form is loading comments...
READ NEWS
Tgl : 03 Mar 2021 | Jam : 23:03:06
Ida Ratu Niang Sakti, Pemurah ...

laptop acer

Penawaran Rp.40,000,000.00
  • Dikunjungi oleh : 555084 Org
  • IP address : 3.238.36.32
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
Tanggal Login: 03-03-2021
Sekilas Tentang Dalung ( 5000k liked)

Type your best E-mail Address