STYLE OPTIONS

10 Predefined Color Schemes

CHOOSE YOUR COLOR SKIN


CHOOSE YOUR LAYOUT STYLE

Patterns for Boxed Version

Images for Boxed Version


×

Desa Adat Padangluwih, Melasti

berita 233 kali 23 Jul 2019 10:07:49


DALUNG (16/07/2019) - Ritual Melasti dan Mapekelem yang dilaksanakan (16/7) oleh Desa Adat Padang Luwih, Desa Dalung, merupakan rangkaian dari Karya Agung Pura Desa lan Puseh Desa Adat Padang Luwih, yang puncak karyanya dilaksanakan pada (29/7) yang akan datang.
Melasti dilaksanakan ke pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara. Suara kentongan di masing-masing banjar yang ada dalam lingkungan Desa Adat Padang Luwih, Jam 07.00 wita sudah terdengar mengalun-alun memberikan aba-aba kepada krama untuk segera menuju pura. Tampak dalam ritual melasti diikuti oleh semua kalangan, baik itu laki-laki maupun perempuan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan ada yang lansia. Hampir seluruh peserta mengenakan baju putih. Mereka dengan tertib mengusung benda-benda sakral milik pura beserta perlengkapannya. Teriknya sinar matahari dipantai Batu Bolong terasa menyengat, namun para pemedek tak bergeming karena dipacu oleh semangat ngayah. Apalagi diiringi oleh alunan suara gong baleganjur yang enerjik, lincah dan dinamis, rasa lelah jadi lenyap.

Prosesi upacara ritualnya dipuput oleh Ida Peranda Gede Diksa Singarsa dan didampingi oleh Ida Tapini. Menurut Teks dudonan karya Agung Pura Desa lan Puseh desa adat setempat tentang melasti, bermakna untuk meningkatkan Sraddha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa dan melebur segala penderitaan, menghilangkan papa klesa, melebur segala macam kekotoran pikiran, perkataan, perbuatan dan mencegah kerusakan alam.

Ketua Panitia Karya Agung Ir. I Gusti Ngurah Adnyana, MM., yang kebetulan berdampingan dengan Jero Bendesa Desa Adat Padang Luwih, Drs. I Ketut Oka Sudana, M.Pd., sempat diwawancarai di sela-sela kesibukannya pada (16/7), menambahi bahwa selain melebur, menghilangkan hal-hal yang bersifat negatif juga untuk memperoleh air suci (angemet tirta amerta) untuk kehidupan.
Rai Sudiarta (56) pemedek dari Banjar Gaji yang juga sebagai Kelian Dinas banjar setempat, mengikuti acara ritual ini dari pagi sekitar jam 7 wita dan berakhir sore jam 16.00 wita. Menurutnya sedikitpun tidak ada rasa capek yang dirasakan, justru tetap semangat karena upacara ini merupakan bentuk sujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala sesuatu yang dianungerahkan kepada kita semua. (KIMDLG-023).

Share | | | |

Tags: Dalung Kabupaten Badung

Comment Form is loading comments...
READ NEWS
Tgl : 01 Oct 2020 | Jam : 12:10:49
Ida Ratu Niang Sakti, Pemurah ...

Iphon 5

Penawaran Rp.2,000,000.00
  • Dikunjungi oleh : 416446 Org
  • IP address : 18.208.202.194
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
Tanggal Login: 01-10-2020
Sekilas Tentang Dalung ( 5000k liked)

Type your best E-mail Address