STYLE OPTIONS

10 Predefined Color Schemes

CHOOSE YOUR COLOR SKIN


CHOOSE YOUR LAYOUT STYLE

Patterns for Boxed Version

Images for Boxed Version


×

Kibarkan Semangat Merah Putih, Peringati Hari Lahirnya Pancasila

berita 23 kali 04 Jun 2021 01:06:37


DALUNG (01/06/2021) – Setiap tanggal 1 Juni di Indonesia di peringati sebagai Hari Lahirnya Pancasila yang merupakan ideology bangsa Indonesia, Pancasila lahir pada 1 Juni 1945, dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila berdasarkan Surat Edaran Pemerintah Provinsi Bali nomor B.16.003/2808/Bid.III/BKBP tentang Pengibaran Bendera Merah Putih, Radiogram Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 019.1/3201/SJ perihal Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni tahun 2021 diimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama 1 (satu) hari pada 1 Juni 2021, tampak di beberapa ruas jalan utama hingga perumahan warga antusias untuk mengibarkan Bendera merah Putih termasuk di areal public seperti yang terlihat di Pasar Desa Dalung.

Dikutip melalui laman BPIP.go.id Hari lahir Pancasila jatuh pada tanggal 1 Juni yang ditandai oleh pidato yang dilakukan oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan). Pidatonya pertama kali mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Sidang berjalan sekitar hampir 5 hari, kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan ide serta gagasannya terkait dasar negara Indonesia, yang dinamai “Pancasila”. Panca artinya lima, sedangkan sila artinya prinsip atau asas. Pada saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia, yakni Sila pertama “Kebangsaan”, sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”. Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai panitia Sembilan. Setelah melalui beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya dapat disahkan pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pada siding tersebut, disetujui bahwa Pancasila dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan pengelola Pasar Desa Dalung Agus Kusuma Negara ketika ditanya dalam memaknai Hari Lahirnya Pancasila mengatakan bahwa Pancasila terdiri dari 3 proses dalam memaknainya yaitu dibaca, dipahami dan diamalkan/dilaksanakan, karena Pancasila yang merupakan Ideologi Bangsa Indonesia pada zaman dahulu diperjuangkan oleh para pahlawan, yang kita kenal dengan Pahlawan Revolusi dengan tragedi Lubang Buayanya. Zaman sekarang kita sebagai generasi muda apa yang terkandung di dalam Pancasila itu dipahami kemudian diamalkan dalam membangun bangsa baik pembangunan fisik maupun SDM (Sumber Daya Manusia), contohnya seperti di SD (Sekolah Dasar) ada namanya PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) disana kita mempelajari setiap sila ada Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan/Cinta Tanah Air, Kerakyatan/Bela Negara, serta Keadilan, kemudian mulai menginjak dewasa kita amalkan butir, maupun sila-sila tersebut karena ideologi/dasar Negara disusun sedemikian rupa menjadi dasar/pilar NKRI ini. “Harapannya pengamalan Pancasila benar-benar diamalkan/dilaksanakan karena Pancasila merupakn pilar kebangsaan, yang sejak SD sudah diajarkan/mempelajari, begitu beranjak dewasa kita amalkan dan lanjutkan cita-cita perjuangan pahlawan kita yang telah memerdekakan Indonesia,”. Tuturnya. (KIMDLG-002).

Share | | | |

Tags: Dalung Kabupaten Badung

Comment Form is loading comments...
READ NEWS
Tgl : 28 Jul 2021 | Jam : 16:07:59
Ida Ratu Niang Sakti, Pemurah ...

Televisi 50"

Penawaran Rp.6,500,000.00
  • Dikunjungi oleh : 683250 Org
  • IP address : 3.229.142.104
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
Tanggal Login: 28-07-2021
Sekilas Tentang Dalung ( 5000k liked)

Type your best E-mail Address